AAFI Rokan Hilir Adakan Pelatihan Dasar Audit Forensik bagi Auditor Pemula Daerah

Asosiasi Auditor Forensik Indonesia (AAFI) Rokan Hilir kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di bidang audit investigatif melalui penyelenggaraan Pelatihan Dasar Audit Forensik bagi Auditor Pemula Daerah. Kegiatan ini berlangsung selama dua hari dan diikuti oleh para auditor muda dari berbagai instansi pemerintahan daerah.

Pelatihan ini dirancang untuk memberikan pemahaman awal yang komprehensif terkait konsep, teknik, serta prosedur dasar dalam audit forensik yang relevan dengan kebutuhan pengawasan modern. Selain itu, peserta juga dibekali dengan wawasan mengenai peran auditor forensik dalam mendukung transparansi dan akuntabilitas pengelolaan anggaran publik di lingkungan pemerintahan daerah.

Materi Pelatihan: Fondasi Penting bagi Auditor Pemula

Selama pelatihan, para peserta mendapatkan materi yang fokus pada tahapan-tahapan dasar audit forensik, mulai dari identifikasi masalah, proses investigatif, hingga teknik pencarian bukti awal. Instruktur dari AAFI Rokan Hilir juga menekankan pentingnya integritas, ketelitian, serta kemampuan analisis sebagai pilar utama dalam pelaksanaan audit forensik.

Beberapa materi utama yang disampaikan dalam pelatihan meliputi:

  • Pengenalan konsep audit forensik dan ruang lingkup penerapannya.
  • Metode identifikasi indikasi kecurangan dalam kegiatan anggaran daerah.
  • Teknik pengumpulan dan dokumentasi bukti awal yang sah dan dapat dipertanggungjawabkan.
  • Pengenalan dasar-dasar investigasi keuangan dan analisis transaksi mencurigakan.
  • Pemahaman etika auditor dalam proses audit berbasis investigatif.

Pembinaan SDM untuk Penguatan Pengawasan Daerah

Ketua AAFI Rokan Hilir menegaskan bahwa pelatihan ini merupakan langkah strategis dalam meningkatkan kualitas pengawasan internal pemerintah daerah. Dengan semakin kompleksnya pola penyalahgunaan anggaran publik, auditor dituntut untuk memiliki kompetensi memadai agar dapat mendeteksi dan mencegah potensi kecurangan sejak tahap awal.

Melalui pelatihan dasar ini, para auditor pemula diharapkan mampu membangun fondasi keterampilan yang kuat sebelum melanjutkan ke jenjang pelatihan lanjutan seperti audit investigatif tingkat menengah, profil risiko kecurangan, maupun penanganan bukti digital.

Simulasi Lapangan sebagai Penguatan Praktis

Salah satu bagian yang paling menarik bagi peserta adalah sesi simulasi audit forensik sederhana, di mana peserta ditantang untuk melakukan analisis kasus, menilai indikator kecurangan, dan menyusun langkah investigasi awal. Melalui praktik ini, peserta belajar memahami bagaimana teori dapat diimplementasikan secara langsung dalam konteks pengawasan anggaran daerah.

Kegiatan ini juga menjadi wadah bagi para auditor muda untuk saling bertukar pengalaman, berdiskusi mengenai tantangan pekerjaan, serta memperluas jejaring profesional di bidang audit forensik.

Harapan ke Depan

Dengan terselenggaranya pelatihan dasar ini, AAFI Rokan Hilir berharap semakin banyak auditor daerah yang memiliki kompetensi awal yang kuat dalam audit forensik sehingga dapat berkontribusi positif dalam memperkuat integritas pengelolaan keuangan daerah. Pelatihan lanjutan juga telah direncanakan untuk memberikan pengembangan kompetensi secara bertahap dan berkelanjutan.

AAFI Rokan Hilir berkomitmen untuk terus mendukung peningkatan kualitas SDM pengawasan daerah melalui program-program pelatihan, lokakarya, dan kegiatan edukasi yang terstruktur, profesional, dan relevan dengan perkembangan kebutuhan pengawasan modern.